Maumere, NTT · 26 October 2026 1 online · 157 hari ini
Terbaru
Nasional

Baru Dua Hari Menjabat, Kapolri Suyudi Ario Seto Mutasi 88 Pati dan Pamen, Kapolda NTT Berganti

Redaksi  ·   ·  47 dibaca
Baru Dua Hari Menjabat, Kapolri Suyudi Ario Seto Mutasi 88 Pati dan Pamen, Kapolda NTT Berganti

HARIANFLORES.COM, JAKARTA – Baru dua hari menjabat sebagai Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri), Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto langsung melakukan perombakan di tubuh Polri.

Sebanyak 88 perwira tinggi (Pati) dan perwira menengah (Pamen) dimutasi melalui Surat Telegram Kapolri Nomor ST/2205/X/KEP./2026 tertanggal 2 Oktober 2026. Mutasi tersebut mencakup sejumlah posisi strategis, baik di lingkungan Mabes Polri maupun jajaran kepolisian daerah.

Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir mengatakan, mutasi dan rotasi jabatan merupakan bagian dari dinamika organisasi Polri. Kebijakan tersebut dilakukan berdasarkan kebutuhan organisasi sekaligus menjadi bagian dari pembinaan dan pengembangan karier personel.

“Mutasi dan rotasi jabatan merupakan bagian dari dinamika organisasi Polri. Hal ini dilakukan sesuai kebutuhan organisasi sekaligus sebagai bagian dari pembinaan karier dan penyegaran dalam pelaksanaan tugas kepolisian,” kata Johnny dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu (3/10/2026).

Dari total 88 personel yang dimutasi, sebanyak 70 personel mendapatkan promosi atau menduduki jabatan baru. Pergantian tersebut menyentuh sejumlah jabatan penting di tingkat Mabes Polri hingga kewilayahan.

Pada jajaran pejabat utama (PJU) Mabes Polri, sedikitnya 14 personel mendapatkan penugasan baru.

Sejumlah nama yang mendapat jabatan strategis antara lain Komjen Pol. Asep Edi Suheri, S.I.K., M.Si. yang dipercaya sebagai Irwasum Polri.

Kemudian Irjen Pol. Dedy Kusuma Bakti, S.I.K., M.T.C.P. ditugaskan sebagai Kabaintelkam Polri, sementara Irjen Pol. Asep Safrudin, S.I.K., M.H. menduduki posisi Kabareskrim Polri.

Posisi Kabaharkam Polri dipercayakan kepada Irjen Pol. Dr. Hery Herjawan, S.I.K., M.H., M.Hum.

Perubahan juga terjadi pada sejumlah jabatan strategis lainnya. Irjen Pol. Dr. Rudi Darmoko, S.I.K., M.Si. ditunjuk sebagai Kalemdiklat Polri, sedangkan Irjen Pol. Dr. Andik Setiyono, S.I.K., S.H., M.H. mendapat tugas sebagai Astamarena Kapolri.

Selanjutnya, Brigjen Pol. Agus Dwi Hermawan, S.H., S.I.K., M.Kn. dipercaya sebagai Aslog Kapolri, sementara Brigjen Pol. Deni Dharmapala, S.H., S.I.K., M.H. ditunjuk sebagai As SDM Kapolri.

Pergantian juga menyentuh bidang pengawasan internal, teknologi informasi, pemberantasan tindak pidana korupsi, hukum, hingga satuan khusus.

Irjen Pol. Dr. Mahmud Nazly Harahap, S.I.K., M.H., M.M. ditunjuk sebagai Kadivpropam Polri. Kemudian Irjen Pol. Roberto G. M. Pasaribu, S.I.K., M.Si. dipercaya sebagai Kadiv TIK Polri.

Sementara itu, jabatan Kadensus 88 AT Polri dipercayakan kepada Brigjen Pol. Tubagus Ami Prindani, S.I.K., M.Si.

Untuk bidang hukum, Irjen Pol. Dr. Ahrie Sonta N., M.Si., M.PICT. mendapat tugas sebagai Kadivkum Polri.

Selanjutnya, Irjen Pol. Arie Ardian Rishadi, S.I.K., M.Si. ditunjuk sebagai Kakortastipidkor Polri, sedangkan Kombes Pol. Didik Hariyanto, S.I.K., M.Si. dipercaya sebagai Koorspripim Polri.

Perombakan tidak hanya terjadi di tingkat Mabes Polri. Mutasi juga mencakup 19 jabatan Kapolda di berbagai wilayah Indonesia.

Sejumlah Kapolda baru yang ditunjuk antara lain Irjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartanto, S.I.K., S.H., M.Si. sebagai Kapolda Metro Jaya.

Kemudian Irjen Pol. Suwondo Nainggoan, S.I.K., M.H. sebagai Kapolda Maluku, Irjen Pol. Suhendri, S.H., S.I.K., M.PSDM. sebagai Kapolda Kepri, dan Irjen Pol. Arman Achdiat, S.I.K., M.Si. sebagai Kapolda Riau.

Pergantian juga terjadi di wilayah timur Indonesia. Irjen Pol. Reza Arief Dewanto, S.I.K. ditunjuk sebagai Kapolda Nusa Tenggara Timur (NTT).

Sementara itu, posisi Kapolda Jawa Barat dipercayakan kepada Irjen Pol. Hengki, S.I.K., M.H.

Di wilayah Banten, Brigjen Pol. Hendra Kurniawan, S.I.K., M.M., M.H. ditunjuk sebagai Kapolda Banten. Kemudian Brigjen Pol. Roy Hardi Siahaan, S.H., S.I.K., M.H. sebagai Kapolda Jawa Tengah.

Untuk Jawa Timur, jabatan Kapolda dipercayakan kepada Irjen Pol. Dekananto Eko Purwono, S.I.K., M.H.

Berikutnya, Brigjen Pol. Dr. Pasma Royce, S.I.K., M.H. ditunjuk sebagai Kapolda Bali, sedangkan Irjen Pol. Drs. Jawari, S.H., M.H. menjadi Kapolda Sumatera Barat.

Di Sulawesi Selatan, jabatan Kapolda dipercayakan kepada Irjen Pol. Dr. M. Awal Chairuddin, S.I.K., M.H.

Sementara Irjen Pol. Drs. Widodo, S.H., M.H. ditunjuk sebagai Kapolda Jambi dan Irjen Pol. Nurworo Danang, S.I.K. sebagai Kapolda Gorontalo.

Mutasi berikutnya mencakup Brigjen Pol. Sonny Irawan, S.I.K., M.H. sebagai Kapolda Sumatera Utara, Brigjen Pol. Rony Samtana, S.I.K., M.T.C.P. sebagai Kapolda Sumatera Selatan, serta Irjen Pol. Rizal Irawan, S.I.K., M.H. sebagai Kapolda Sulawesi Tengah.

Kemudian Irjen Pol. Totok Suharyanto, S.I.K., M.Hum. dipercaya sebagai Kapolda Sulawesi Barat dan Irjen Pol. Langgeng Purnomo, S.I.K., M.H. sebagai Kapolda Daerah Istimewa Yogyakarta.

Selain rotasi dan mutasi jabatan, telegram tersebut juga mencakup kenaikan tingkat kepangkatan bagi 21 personel.

Penyesuaian jenjang jabatan turut dilakukan terhadap sejumlah Pati dan Pamen lainnya sebagai bagian dari kebijakan organisasi.

Polri menyebut perubahan tersebut diharapkan dapat mendukung kesinambungan pelaksanaan tugas sekaligus memberikan ruang bagi pengembangan karier personel.

Kadiv Humas Polri Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir menegaskan bahwa para personel yang mendapat amanah baru diharapkan dapat segera menyesuaikan diri dengan tugas dan tanggung jawabnya masing-masing.

“Setiap personel yang mendapat amanah jabatan baru tentu diharapkan dapat melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya, melanjutkan tugas yang sudah berjalan dan memberikan pelayanan kepolisian yang optimal kepada masyarakat,” ujarnya.

Dengan terbitnya telegram tersebut, sejumlah posisi strategis di tubuh Polri kini memasuki fase kepemimpinan baru. Perubahan mulai dari jajaran PJU Mabes Polri hingga 19 posisi Kapolda menjadi salah satu langkah awal dalam periode kepemimpinan Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto. (*)

Bagikan: