Job Fair Perdana di Ngada, Wabup Ingatkan Pencari Kerja Utamakan Kompetensi
HARIAN FLORES.COM, NGADA –
Wakil Bupati Ngada, Bernadinus Dhey Ngebu, mengingatkan para pencari kerja agar tidak menjadikan besaran gaji sebagai satu-satunya pertimbangan dalam mencari pekerjaan. Menurutnya, kesiapan diri, kemampuan, pengalaman, dan etos kerja merupakan modal penting untuk memasuki dunia kerja.
Pesan tersebut disampaikan Bernadinus saat membuka secara resmi Job Fair perdana yang diselenggarakan Pemerintah Kabupaten Ngada melalui Dinas Transmigrasi dan Ketenagakerjaan di Art Center Bajawa, Jumat (23/10/2026).
Kegiatan yang berlangsung selama satu minggu ini melibatkan delapan perusahaan dan lembaga yang menawarkan peluang kerja bagi masyarakat, khususnya tenaga kerja lokal di Kabupaten Ngada.
Bernadinus mengatakan, pemerintah memiliki tanggung jawab untuk terus membuka dan menyediakan peluang kerja bagi masyarakat. Upaya pembangunan daerah tidak hanya dilakukan melalui pembangunan infrastruktur, tetapi juga dengan menciptakan kesempatan kerja yang dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Karena itu, ia berharap para pencari kerja dapat memanfaatkan kesempatan yang tersedia melalui Job Fair tersebut.
"Masyarakat juga diharapkan berpartisipasi aktif dalam pembangunan daerah dengan mengambil peluang kerja sesuai kemampuan dan kualifikasi masing-masing," ujarnya.
Ia menegaskan pencari kerja perlu mempersiapkan diri secara matang agar mampu memenuhi kebutuhan dunia usaha. Pengalaman dan kemampuan yang terus dikembangkan menjadi bekal penting untuk meningkatkan daya saing di tengah persaingan memperoleh pekerjaan.
"Job Fair perdana ini menjadi salah satu langkah Pemerintah Kabupaten Ngada untuk mempertemukan pencari kerja dengan perusahaan yang membutuhkan tenaga kerja sekaligus memperluas akses masyarakat terhadap informasi lowongan pekerjaan," imbuhnya.
Delapan perusahaan dan lembaga yang terlibat dalam kegiatan tersebut yakni PT Nasional Perkasa Motor, Toko Berlian Jaya, Hotel Edelweis Bajawa, Paroki Mater Dolorosa Mangulewa, FIF Group Bajawa, PT Indomarco Prismatama Bajawa, CV Pelangi Indah, dan PT Bhakti Unggul Sejahtera.
Ratusan pencari kerja tampak mengikuti kegiatan tersebut untuk mendapatkan informasi mengenai peluang kerja yang tersedia dan menjajaki kesempatan untuk bergabung dengan perusahaan maupun lembaga peserta Job Fair.
Kepala Dinas Transmigrasi dan Ketenagakerjaan Kabupaten Ngada, Ermelinda Inam Mugi, dalam laporannya menjelaskan bahwa pelaksanaan Job Fair merupakan bagian dari komitmen pemerintah untuk mempertemukan pencari kerja dan penyedia kerja secara langsung.
Dia menuturkan kegiatan ini dilatarbelakangi oleh masih adanya tenaga kerja yang belum terserap dalam dunia kerja, sementara sejumlah perusahaan melakukan proses perekrutan secara mandiri.
Di sisi lain, informasi mengenai kebutuhan tenaga kerja dan kriteria yang ditetapkan perusahaan belum sepenuhnya diketahui oleh masyarakat. Kondisi tersebut membuat sebagian pencari kerja kesulitan memperoleh informasi yang sesuai dengan kualifikasi mereka.
"Melalui Job Fair, pemerintah berupaya mempertemukan kedua pihak dalam satu ruang sehingga informasi lowongan kerja dapat diakses secara lebih terbuka dan proses pencarian pekerjaan menjadi lebih efektif," pungkasnya.
Pemerintah Kabupaten Ngada berharap kegiatan ini dapat menjadi langkah awal untuk memperkuat kerja sama dengan dunia usaha dalam memperluas kesempatan kerja dan menekan angka pengangguran terbuka.
"Ke depan, pelaksanaan Job Fair diharapkan dapat direncanakan secara lebih baik, termasuk memperluas penyebaran informasi kepada masyarakat agar para pencari kerja dapat mengetahui peluang yang tersedia sejak awal dan mempersiapkan diri sesuai kebutuhan perusahaan," tandasnya. *(WD)