Maumere, NTT · 26 October 2026 1 online · 87 hari ini
Terbaru
Daerah

Stefano Andronacus Salurkan 100 Sak Semen untuk Warga Terdampak Gempa di Ende

Redaksi  ·   ·  34 dibaca
Stefano Andronacus Salurkan 100 Sak Semen untuk Warga Terdampak Gempa di Ende

HARIAN FLORES.COM, ENDE –
Anggota DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Stefano Andronacus, menyalurkan bantuan 100 sak semen bagi warga terdampak gempa bumi di Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Bantuan tersebut diperuntukkan bagi perbaikan rumah warga yang mengalami kerusakan ringan hingga sedang serta fasilitas umum yang terdampak gempa.

Penyerahan bantuan dilakukan oleh anggota DPRD Kabupaten Ende dari Fraksi PDI Perjuangan, Ferdinandus Watu, saat melaksanakan kegiatan reses di Desa Rateroru dan Desa Wolomasi, Kecamatan Detusoko, pada 7 Oktober 2026.

Bantuan semen tersebut diharapkan dapat membantu masyarakat mempercepat proses pemulihan pascagempa, terutama bagi keluarga yang membutuhkan dukungan untuk segera memperbaiki rumah agar kembali layak digunakan.

Ferdinandus Watu mengatakan, bantuan yang disalurkan merupakan bentuk kepedulian Stefano Andronacus terhadap masyarakat yang terdampak bencana gempa bumi di Kabupaten Ende, dalam rilis tertulis yang diterima media ini, Kamis (22/10/2026)

Menurut Ferdinandus, bantuan itu secara khusus diarahkan untuk membantu perbaikan rumah warga yang mengalami kerusakan ringan dan sedang.

"Kami membantu agar warga bisa segera memperbaiki rumah yang rusak sehingga dapat digunakan sebagaimana mestinya. Kami berharap bantuan ini bisa meringankan beban masyarakat yang terdampak gempa," ujar Ferdinandus saat menyerahkan bantuan di Dusun Wolobela, Desa Rateroru, Kecamatan Detusoko.

Bantuan tersebut mendapat apresiasi dari warga penerima manfaat. Kornelis, salah seorang warga yang merupakan aparat desa di Dusun Wolobela, Desa Rateroru, menyampaikan terima kasih atas perhatian yang diberikan kepada masyarakat setempat.

Ia menjelaskan, dusun tersebut dihuni sekitar 60 kepala keluarga (KK), dengan kurang lebih 15 KK di antaranya mengalami kerusakan rumah akibat gempa.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Stefano yang sudah memperhatikan warga Desa Wolobela. Dari sekitar 60 KK di dusun kami, kurang lebih 15 KK mengalami kerusakan rumah. Bantuan semen ini sangat berarti bagi kami untuk memperbaiki kembali rumah yang rusak," ungkap Kornelis.

Apresiasi serupa disampaikan Benediktus, salah seorang tetua adat dari Dusun Ae Sira, Desa Wolomasi. Ia menyambut baik bantuan yang diberikan karena tidak hanya dapat dimanfaatkan untuk memperbaiki rumah warga, tetapi juga fasilitas umum yang mengalami kerusakan.

Menurut Benediktus, bantuan semen tersebut dapat digunakan untuk memperbaiki bak penampung air yang rusak serta membantu warga memperbaiki rumah yang mengalami retak akibat gempa.

"Kami sangat mengapresiasi perhatian Bapak Stefano kepada masyarakat di desa kami. Walaupun beliau berasal dari daerah pemilihan NTT wilayah timur, beliau tetap memberikan perhatian kepada kami di Ende," ujarnya.

Ia berharap perhatian terhadap masyarakat terdampak bencana terus berlanjut sehingga proses pemulihan dapat berjalan dengan baik.

Dalam kesempatan tersebut, Ferdinandus Watu meminta masyarakat agar memanfaatkan bantuan semen secara optimal sesuai kebutuhan perbaikan rumah dan fasilitas yang mengalami kerusakan akibat gempa.

Ia mengakui bahwa bantuan 100 sak semen tersebut mungkin belum dapat memenuhi seluruh kebutuhan warga terdampak. Namun, bantuan itu diharapkan menjadi bentuk kepedulian sekaligus dorongan bagi masyarakat untuk bangkit dan memulihkan kondisi lingkungan mereka.

"Kami berharap masyarakat benar-benar memanfaatkan bantuan ini dengan baik. Walaupun jumlahnya terbatas, bantuan ini merupakan bentuk perhatian kepada warga yang terdampak gempa," katanya.

Ferdinandus menambahkan, semangat gotong royong dan solidaritas antarmasyarakat sangat dibutuhkan dalam proses pemulihan pascabencana.

Menurut dia, pemulihan tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga membutuhkan keterlibatan berbagai pihak, termasuk masyarakat, agar rumah dan fasilitas umum yang rusak dapat segera diperbaiki.

"Kami berharap ada kerja sama yang baik. Dalam proses pemulihan pascagempa, mari kita bergotong royong, saling mendukung, dan membantu satu sama lain sesuai kemampuan agar masyarakat bisa kembali beraktivitas secara normal," pintanya.

Penyaluran bantuan 100 sak semen ini diharapkan dapat membantu meringankan beban warga Desa Rateroru dan Desa Wolomasi, khususnya keluarga yang rumahnya mengalami kerusakan akibat gempa bumi, sekaligus mendukung percepatan pemulihan kehidupan masyarakat di wilayah Kecamatan Detusoko, Kabupaten Ende. (*)

Bagikan: