Maumere, NTT · 26 October 2026 1 online · 77 hari ini
Terbaru
Daerah

Satgas MBG Ende Harapkan Dukungan BGN untuk Percepat Pemerataan Layanan

Redaksi  ·   ·  273 dibaca
Satgas MBG Ende Harapkan Dukungan BGN untuk Percepat Pemerataan Layanan

HARIAN FLORES.COM - ENDE -
Satuan Tugas (Satgas) Makan Bergizi Gratis (MBG) Kabupaten Ende mengharapkan dukungan Badan Gizi Nasional (BGN) untuk mempercepat pemerataan pelayanan program Makan Bergizi Gratis bagi masyarakat di seluruh wilayah Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Ketua Satgas MBG Kabupaten Ende, Mathildis Mensi Tiwe, S.E., M.Akt., mengatakan Pemerintah Kabupaten Ende di bawah kepemimpinan Bupati Ende mendukung penuh pelaksanaan MBG sebagai salah satu Program Strategis Nasional (PSN) Presiden Prabowo Subianto.

Hal tersebut disampaikan Mensi Tiwe saat ditemui di ruang kerjanya, Jumat (9/10/2026).

Menurut Mensi, pelaksanaan program MBG di Kabupaten Ende terus berjalan melalui sejumlah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang telah beroperasi. Pemerintah daerah juga mendorong perluasan pelayanan agar semakin banyak masyarakat yang dapat menikmati manfaat program tersebut.

Ia menjelaskan, jumlah penerima manfaat MBG yang menjadi sasaran di Kabupaten Ende mencapai sekitar 90.000 orang. Dari jumlah tersebut, sekitar 34.000 orang telah terlayani sisanya sekitar 56.000 orang yang belum terlayani.

Untuk menjangkau lebih banyak penerima manfaat, diperlukan percepatan operasional SPPG yang dipersiapkan untuk melayani masyarakat di berbagai kecamatan, termasuk wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).

“Pemerintah Kabupaten Ende tentu sangat mendukung program strategis nasional ini. Saat ini, sudah ada SPPG yang beroperasi untuk melayani penerima manfaat. Kami berharap pelayanan ini terus diperluas sehingga seluruh sasaran di Kabupaten Ende dapat terjangkau,” ujar Mensi.

Ia menyebutkan, terdapat sekitar 71 SPPG yang dipersiapkan untuk mendukung pelaksanaan program MBG di Kabupaten Ende. Dari jumlah tersebut, sebanyak 13 SPPG telah diaktivasi dan mulai beroperasi.

Keberadaan SPPG tersebut diharapkan dapat mempercepat perluasan jangkauan pelayanan, terutama bagi peserta didik dan masyarakat yang berada di wilayah 3T.

Mensi menegaskan, pemerataan pelayanan menjadi salah satu hal penting agar pelaksanaan MBG tidak hanya terpusat di wilayah yang mudah dijangkau, tetapi juga dapat menjangkau masyarakat di daerah yang memiliki keterbatasan akses.

Karena itu, koordinasi dan dukungan dari BGN sangat dibutuhkan untuk memastikan pelaksanaan program berjalan optimal, termasuk dalam mempercepat kesiapan dan operasional SPPG yang telah direncanakan.

Selain mendukung pemenuhan kebutuhan gizi masyarakat, program MBG juga dinilai memberikan dampak positif terhadap aktivitas ekonomi masyarakat di Kabupaten Ende.

Mensi mengatakan, manfaat program mulai dirasakan oleh masyarakat yang terlibat dalam penyediaan bahan pangan untuk memenuhi kebutuhan SPPG.

Keterlibatan pemasok bahan pangan menjadi salah satu peluang bagi masyarakat lokal untuk berpartisipasi dalam pelaksanaan program nasional tersebut.

Di sisi lain, operasional SPPG juga berpotensi membuka lapangan kerja dan menggerakkan kegiatan ekonomi di lingkungan sekitar.

Menurutnya, dampak tersebut perlu terus diperkuat agar pelaksanaan MBG tidak hanya memberikan manfaat dalam pemenuhan gizi, tetapi juga menciptakan efek berganda (multiplier effect) bagi perekonomian daerah.

Dengan bertambahnya SPPG yang beroperasi, diharapkan semakin banyak masyarakat lokal yang memperoleh peluang usaha maupun kesempatan kerja.

“Kami melihat manfaat program ini tidak hanya berkaitan dengan pemenuhan gizi, tetapi juga dirasakan oleh masyarakat yang menjadi pemasok bahan pangan untuk SPPG. Selain itu, ada dampak terhadap penyerapan tenaga kerja,” jelasnya.

Mensi berharap dukungan BGN terus diperkuat sehingga berbagai kendala dalam perluasan pelayanan dapat diatasi dan operasional SPPG di Kabupaten Ende berjalan sesuai dengan kebutuhan penerima manfaat.

Ia menegaskan, Pemerintah Kabupaten Ende berkomitmen mendukung pelaksanaan program MBG agar manfaatnya dapat dirasakan secara merata oleh masyarakat, baik di wilayah perkotaan maupun di kecamatan yang memiliki keterbatasan akses.

Dengan dukungan pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan seluruh pemangku kepentingan, program MBG diharapkan mampu memperluas pelayanan pemenuhan gizi sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat di Kabupaten Ende.*(EB)

Bagikan: