Maumere, NTT · 26 October 2026 1 online · 77 hari ini
Terbaru
Daerah

Maria Regina Tipa Pimpin PMKRI Ende, Fraternitas dan Daya Kritis Jadi Sorotan

Redaksi  ·   ·  449 dibaca
Maria Regina Tipa Pimpin PMKRI Ende, Fraternitas dan Daya Kritis Jadi Sorotan

HARIAN FLORES.COM, ENDE –
Maria Regina Tipa terpilih sebagai Mandataris Rapat Umum Anggota Cabang (RUAC), Formatur Tunggal, sekaligus Ketua Presidium Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Cabang Ende Santo Yohanes Don Bosco periode 2026/2027.

Maria Regina terpilih melalui mekanisme pemungutan suara tertutup dalam forum RUAC yang berlangsung pada 17–20 Oktober 2026 di Margasiswa PMKRI Cabang Ende, Jalan Wirajaya Nomor 01, Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Dalam pemilihan tersebut, Maria Regina memperoleh suara lebih banyak dibandingkan bakal calon lainnya, Heraklius Solano Peu dari Angkatan Perkasa.

Hasil pemilihan itu ditetapkan melalui Ketetapan Nomor 08/TAP/RUAC-PMKRI/I-F/X/2026 tentang Pemilihan dan Pengangkatan Mandataris RUAC/Formatur Tunggal/Ketua Presidium PMKRI Cabang Ende Santo Yohanes Don Bosco Periode 2026/2027.

Maria Regina mengatakan dinamika dan perbedaan pandangan selama forum merupakan bagian dari proses pendewasaan kader.

"Menurutnya, perbedaan argumentasi tidak seharusnya menjadi sumber perpecahan, tetapi menjadi ruang pembelajaran untuk membangun kedewasaan dalam berorganisasi," tegasnya dalam rilis tertulis yang diterima media ini, Rabu (21/10/2026).

Ia juga menegaskan bahwa kepemimpinan perempuan bukan untuk menggantikan posisi laki-laki, melainkan menghadirkan keseimbangan dalam pembinaan internal dan gerakan eksternal organisasi.

“Dalam kepemimpinan sebagai perempuan, kita bukan untuk menggantikan laki-laki, tetapi bagaimana menjaga keseimbangan antara pembinaan internal dan eksternal serta memberikan cara pandang dari perspektif berbeda yang juga dibutuhkan,” ungkapnya.

Maria Regina menambahkan, perempuan tidak harus meniru karakter kepemimpinan laki-laki untuk menjadi pemimpin yang tegas dan berwibawa.

“Sebagai pemimpin perempuan, kita tidak perlu menjadi seperti laki-laki. Kita bisa tegas dan bisa juga dengan kelembutan,” pungkasnya.

Terpilihnya Maria Regina menjadi catatan tersendiri bagi PMKRI Cabang Ende. Ia disebut sebagai perempuan kedua yang memimpin organisasi tersebut setelah Maria Uria Ie pada 2006.

Sementara itu, Ketua Presidium PMKRI Cabang Ende demisioner, Daniel Sakof Turot, mengingatkan seluruh kader agar tetap menjaga nilai fraternitas atau persaudaraan selama masa pergantian kepemimpinan.

Menurut Daniel, solidaritas dan semangat saling mendukung diperlukan untuk memastikan program kerja organisasi berjalan serta menjaga keberlanjutan pembinaan kader.

Senior alumni PMKRI, Agustinus Kembardi Sumbi, yang hadir sebagai tim peninjau, secara resmi menutup rangkaian kegiatan RUAC tersebut.

Agustinus mengingatkan kepemimpinan baru agar memahami fungsi dan tanggung jawab mandataris serta menjalankan roda organisasi sesuai aturan perhimpunan.

Ia juga mendorong PMKRI Cabang Ende agar tetap responsif terhadap berbagai isu strategis di tingkat nasional maupun daerah.

Menurutnya, sebagai organisasi kader dan gerakan mahasiswa, PMKRI harus mempertahankan daya kritis serta mengambil bagian dalam merespons persoalan sosial, politik, dan kemasyarakatan.

Kepemimpinan Maria Regina untuk periode 2026/2027 diharapkan dapat memperkuat persaudaraan antarkader, meningkatkan kualitas pembinaan internal, serta mendorong peran aktif PMKRI Cabang Ende dalam merespons persoalan masyarakat. *(EB)

Bagikan: