Konferwil V LMND NTT 2026, R. Gunawan dan Elfridus Ariyanto Seran Terpilih Pimpin LMND NTT Periode 2026–2028
HARIANFLORES.COM, LARANTUKA - Eksekutif Wilayah Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi Nusa Tenggara Timur (EW LMND NTT) sukses menyelenggarakan Konferensi Wilayah (Konferwil) LMND NTT ke-V di Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) pada 10–12 Oktober 2026. Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk mengevaluasi kerja-kerja organisasi, merumuskan arah perjuangan politik, serta melakukan regenerasi kepemimpinan di tingkat wilayah.
Konferwil merupakan forum pengambilan keputusan tertinggi di tingkat wilayah yang menjadi ruang bagi seluruh elemen organisasi untuk merumuskan program kerja, menentukan sikap politik organisasi, dan memperkuat konsolidasi internal. Selain itu, forum ini menjadi bagian penting dari proses estafet kepemimpinan guna memastikan keberlanjutan perjuangan LMND di Nusa Tenggara Timur.
Dalam keputusan Konferwil LMND NTT ke-V, forum menetapkan R. Gunawan sebagai Ketua Eksekutif Wilayah LMND NTT dan Elfridus Ariyanto Seran sebagai Sekretaris Eksekutif Wilayah LMND NTT periode 2026–2028. Keputusan tersebut merupakan hasil pembahasan dan kesepakatan yang diambil dalam forum konferensi wilayah.
Dalam keterangannya, R. Gunawan menyampaikan bahwa kepercayaan yang diberikan oleh forum merupakan amanah sekaligus tanggung jawab besar yang harus dijalankan dengan sungguh-sungguh, terutama dalam menggerakkan roda organisasi dan menjalankan kerja-kerja politik LMND.
“Kepercayaan yang diberikan oleh forum Konferwil ini merupakan tanggung jawab penuh bagi saya sebagai pimpinan untuk menjalankan roda organisasi dan kerja-kerja politik organisasi,” ujar Gunawan.
Lebih lanjut, Gunawan menjelaskan bahwa hasil Konferwil merupakan keputusan kolektif yang harus ditindaklanjuti melalui konsolidasi dan pembenahan struktur organisasi, baik di tingkat kabupaten maupun komisariat. Menurutnya, penataan kembali kepengurusan menjadi langkah penting untuk memperkuat soliditas organisasi dan memastikan seluruh struktur dapat bekerja secara terarah.
“Keputusan Konferwil ini merupakan keputusan kolektif yang bertujuan untuk mengonsolidasikan kembali seluruh kepengurusan di tingkat kabupaten maupun komisariat. Struktur organisasi yang saat ini belum tertata dengan baik akan kita benahi agar ke depannya dapat berjalan lebih teratur dan maksimal,” tuturnya.
Ia juga menegaskan bahwa LMND NTT harus memiliki sikap politik dan program perjuangan yang jelas, terukur, serta berpihak kepada kepentingan rakyat. Dengan demikian, organisasi mampu mengambil peran dalam menjawab berbagai tantangan dan persoalan sosial yang dihadapi masyarakat Nusa Tenggara Timur.
“LMND NTT harus memiliki sikap politik dan program yang jelas, yang mampu menjawab berbagai tantangan maupun persoalan yang dihadapi oleh masyarakat NTT,” tegas Gunawan.
Sementara itu, Sekretaris Eksekutif Wilayah LMND NTT terpilih, Elfridus Ariyanto Seran, menyampaikan bahwa tugas dan tanggung jawab yang diberikan melalui forum Konferwil harus dijalankan secara maksimal. Ia menilai, kepemimpinan baru memiliki tanggung jawab untuk memperkuat kembali eksistensi organisasi yang selama ini mengalami penurunan.
“Setiap tugas dan tanggung jawab yang telah diberikan harus dijalankan semaksimal mungkin. Hal ini penting untuk memperkuat kembali eksistensi organisasi yang selama ini mengalami penurunan,” ungkap Elfridus.
Ia menambahkan bahwa LMND NTT memiliki gagasan progresif yang berpihak kepada rakyat. Karena itu, gagasan dan program perjuangan tersebut harus terus dikawal melalui kerja organisasi yang konsisten, terorganisasi, dan berkelanjutan hingga menghasilkan perubahan nyata bagi masyarakat.
“LMND NTT hari ini memiliki gagasan progresif yang sangat berpihak kepada rakyat. Gagasan tersebut harus kita kawal bersama sampai menang melalui kerja-kerja organisasi yang nyata,” tegasnya.
Menutup pernyataannya, Elfridus menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya Konferwil LMND NTT ke-V di Kabupaten TTU. Ia menegaskan bahwa kegiatan tersebut tidak boleh hanya dimaknai sebagai agenda seremonial atau pergantian kepemimpinan semata, tetapi harus menjadi momentum konsolidasi seluruh anggota LMND di Nusa Tenggara Timur.
Menurutnya, konsolidasi yang kuat diperlukan agar seluruh anggota dan struktur organisasi dapat menjalankan kerja-kerja politik secara tertib, terarah, dan konsisten dalam memperjuangkan serta menyelesaikan berbagai persoalan rakyat, khususnya di wilayah Nusa Tenggara Timur.
“Konferwil LMND NTT ke-V yang diselenggarakan di Kabupaten TTU bukan sekadar agenda seremonial, melainkan momentum untuk mengonsolidasikan seluruh anggota LMND di NTT. Kita harus memperkuat organisasi dan menertibkan kerja-kerja politik agar mampu menjawab serta memperjuangkan penyelesaian berbagai persoalan rakyat di Nusa Tenggara Timur,” tutup Elfridus.