Kapal Mati Mesin di Perairan Pulau Sari’i Mabar, 9 Penumpang Berhasil Diselamatkan Tim SAR Gabungan
HARIAN FLORES.COM - MANGGARAI BARAT — Sembilan penumpang kapal penumpang lintas pulau berhasil diselamatkan Tim SAR Gabungan setelah kapal yang mereka tumpangi mengalami mati mesin dan terombang-ambing di sekitar perairan Pulau Sari’i, Kabupaten Manggarai Barat (Mabar), Nusa Tenggara Timur, Kamis (24/9/2026).
Kapal tersebut sebelumnya berlayar dari Pelabuhan Rangko menuju Pelabuhan Longos pada pukul 08.00 WITA. Dalam perjalanan, kapal mengalami gangguan mesin sehingga tidak dapat melanjutkan pelayaran dan terombang-ambing di perairan.
Informasi kejadian diterima Kantor Pencarian dan Pertolongan Maumere pada pukul 13.45 WITA dari salah seorang penumpang. Menindaklanjuti laporan tersebut, Pos SAR Manggarai Barat langsung melakukan koordinasi dengan sejumlah unsur terkait untuk melaksanakan operasi pencarian dan pertolongan.
Unsur yang terlibat antara lain Lanal Manggarai Barat, Ditpolairud Polda NTT, Satpolairud Polres Manggarai Barat, dan KSOP Manggarai Barat.
Pada pukul 14.00 WITA, Tim Rescue Pos SAR Manggarai Barat diberangkatkan menggunakan kapal Rigid Inflatable Boat (RIB) menuju lokasi kejadian.
Upaya pencarian membuahkan hasil. Pada pukul 16.15 WITA, Tim SAR Gabungan berhasil menemukan kapal beserta seluruh orang yang berada di atas kapal pada koordinat 8°22'44.11"S – 120°03'36.21"E.
Lokasi tersebut berjarak sekitar 4,03 nautical mile (NM) dengan radial 15,36 derajat dari lokasi kejadian.
Dari total 10 orang yang berada di kapal atau person on board (POB), sembilan orang merupakan penumpang dan satu orang adalah kapten kapal.
Sembilan penumpang kemudian dievakuasi menuju Pelabuhan Marina Labuan Bajo. Mereka tiba pada pukul 17.45 WITA dalam keadaan selamat.
Meski demikian, para penumpang terlihat lemas setelah terombang-ambing di laut selama beberapa waktu. Setelah tiba di pelabuhan, mereka kemudian diserahterimakan kepada pihak keluarga.
Sementara itu, kapten kapal memilih tetap berada di atas kapal untuk melakukan perbaikan mesin yang mengalami gangguan.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Maumere selaku SAR Mission Coordinator (SMC), Fathur Rahman, mengapresiasi sinergi seluruh unsur SAR Gabungan dalam pelaksanaan operasi tersebut.
“Alhamdulillah, seluruh penumpang yang berjumlah sembilan orang telah berhasil dievakuasi ke Pelabuhan Marina Labuan Bajo pada pukul 17.45 WITA dan dalam keadaan selamat. Sementara kapten memutuskan untuk berada di kapal sembari melaksanakan perbaikan mesin,” ujar Fathur Rahman.
Ia mengatakan, kesembilan penumpang berada dalam kondisi sehat meskipun tampak lemas setelah terombang-ambing di laut.
Fathur juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh unsur SAR Gabungan yang telah bersama-sama melaksanakan operasi hingga seluruh penumpang berhasil dievakuasi.
“Terima kasih kepada seluruh unsur SAR Gabungan yang telah bersama-sama melaksanakan operasi hingga seluruh penumpang berhasil dievakuasi dan diserahterimakan kepada pihak keluarga mereka,” katanya.
Setelah proses evakuasi selesai, Tim SAR Gabungan yang terdiri dari Rescuer Pos SAR Manggarai Barat, Lanal Labuan Bajo, Ditpolairud Polda NTT, Satpolairud Polres Manggarai Barat, dan KSOP Labuan Bajo melaksanakan debriefing serta evaluasi operasi SAR pada pukul 18.00 WITA.
Dengan berhasilnya evakuasi sembilan penumpang dalam kondisi selamat, operasi SAR terhadap kapal yang mengalami mati mesin tersebut kemudian dinyatakan selesai. (*)