Maumere, NTT · 26 October 2026 2 online · 118 hari ini
Terbaru
Daerah

Ayah dan Anak Nelayan Asal Wuring Ditemukan Selamat Setelah Dua Hari Hilang Kontak di Perairan Palue

Redaksi  ·   ·  30 dibaca
Ayah dan Anak Nelayan Asal Wuring Ditemukan Selamat Setelah Dua Hari Hilang Kontak di Perairan Palue

HARIANFLORES.COM, MAUMERE – Kabar gembira datang dari operasi pencarian dua nelayan asal Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur.

Ahmad Junaidi (55) dan anaknya, Jiar Junaidi Mendome (16), yang sempat hilang kontak selama hampir dua hari saat dalam perjalanan menuju Pulau Karumpa, Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan, akhirnya ditemukan dalam keadaan selamat.

Keduanya merupakan warga Kampung Wuring, Kelurahan Wolomarang, Kecamatan Alok Barat, Kabupaten Sikka, Pulau Flores.

Informasi mengenai hilang kontaknya ayah dan anak tersebut diterima Kantor SAR Maumere pada Sabtu (19/9/2026) sekira pukul 16.50 WITA dari pihak keluarga.

Sebelumnya, Ahmad Junaidi dan Jiar Junaidi Mendome berangkat dari Pelabuhan Wuring, Kabupaten Sikka, pada Jumat (18/9/2026) sekira pukul 14.05 WITA. Mereka berlayar menggunakan sebuah kapal dengan tujuan Pulau Karumpa dan diperkirakan tiba sekitar pukul 22.00 WITA.

Namun, dalam perjalanan, komunikasi dengan keduanya terputus.

Kepala Kantor SAR Maumere sekaligus SAR Mission Coordinator (SMC), Fathur Rahman, menjelaskan bahwa pihak keluarga masih sempat berkomunikasi dengan kedua nelayan tersebut pada Jumat (18/9/2026) sekira pukul 16.10 WITA.

“Dalam komunikasi terakhir, posisi kedua nelayan diketahui berada di sekitar Perairan Pulau Palue. Setelah komunikasi tersebut, nomor telepon keduanya tidak dapat lagi dihubungi hingga informasi diterima oleh Kantor SAR Maumere,” jelas Fathur Rahman.


Menerima laporan tersebut, Kantor SAR Maumere langsung mengerahkan personel dan armada untuk melakukan operasi pencarian.

Tim SAR mengerahkan KN SAR Puntadewa 250 dan RIB (Rigid Inflatable Boat) Kantor SAR Maumere, bersama sejumlah unsur SAR gabungan lainnya.

Selain melakukan pencarian melalui jalur laut, Kantor SAR Maumere juga melakukan koordinasi dengan SROP Maumere, para nelayan di wilayah Palue dan sejumlah pulau di Kabupaten Sikka, serta nelayan di sekitar Pulau Madu dan Pulau Karumpa, Kabupaten Kepulauan Selayar.

Upaya tersebut dilakukan untuk memperoleh informasi sekecil apa pun yang dapat membantu menemukan keberadaan kedua nelayan.

Setelah melakukan pencarian, titik terang akhirnya diperoleh pada Minggu (20/9/2026).

Sekitar pukul 12.18 WITA, Tim SAR Gabungan yang menggunakan KN SAR Puntadewa dan RIB Kantor SAR Maumere melihat sebuah kapal beserta dua orang nelayan yang sedang terombang-ambing di perairan antara Pulau Sukun dan Pulau Palue, Kabupaten Sikka.

Keduanya ditemukan pada koordinat 8° 7'46.38" LS dan 121°55'47.04" BT, atau sekitar 33,3 nautical mile dari Pelabuhan Wuring, Maumere.

Tim SAR Gabungan kemudian bergerak mendekati kapal tersebut untuk memastikan identitas dan kondisi para nelayan.

Setelah dilakukan pengecekan dan identifikasi, dipastikan bahwa dua orang yang berada di atas kapal tersebut adalah Ahmad Junaidi dan anaknya, Jiar Junaidi Mendome, yang sebelumnya dilaporkan hilang kontak.
“Setelah dilakukan pengecekan, diketahui bahwa kedua nelayan tersebut merupakan ayah dan anak yang sedang dalam pencarian. Selanjutnya, keduanya dievakuasi ke KN SAR Puntadewa dalam keadaan selamat, meskipun mengalami sedikit lemas dan dehidrasi,” terang Fathur Rahman.

Kapal milik kedua nelayan tersebut kemudian diamankan dengan cara diikat pada sebuah rompon yang berada di sekitar lokasi penemuan.

Setelah proses evakuasi selesai, Tim SAR Gabungan bersama kedua nelayan melanjutkan perjalanan kembali menuju Maumere.

Pada Minggu (20/9/2026) sekitar pukul 17.15 WITA, Tim SAR Gabungan bersama Ahmad Junaidi dan Jiar Junaidi Mendome akhirnya tiba dengan selamat di Pelabuhan Wuring, Maumere.

Setibanya di pelabuhan, kedua nelayan tersebut langsung diserahkan kepada pihak keluarga.

Dengan ditemukannya kedua nelayan dalam kondisi selamat dan telah diserahterimakan kepada keluarga, operasi pencarian dan pertolongan resmi dinyatakan selesai dan ditutup.

Kepala Kantor SAR Maumere, Fathur Rahman, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh unsur SAR Gabungan serta masyarakat dan para nelayan yang ikut membantu selama proses pencarian.

“Keberhasilan operasi ini tidak terlepas dari sinergi dan koordinasi seluruh unsur SAR Gabungan, serta dukungan masyarakat dan para nelayan yang turut membantu memberikan informasi selama proses pencarian. Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah terlibat hingga kedua korban berhasil ditemukan dalam keadaan selamat,” tandas Fathur Rahman.

Adapun unsur SAR Gabungan yang terlibat dalam operasi pencarian dan pertolongan tersebut terdiri dari Rescuer Kantor SAR Maumere, kru KN SAR Puntadewa 250, Ditpolair Polda NTT, Lanal Maumere, Satpolairud Polres Sikka, SROP Maumere, para nelayan Sikka dan Pulau Karumpa, serta keluarga korban.

Penemuan Ahmad Junaidi dan Jiar Junaidi Mendome dalam keadaan selamat menjadi akhir dari pencarian yang sempat membuat keluarga cemas. Setelah hampir dua hari tanpa komunikasi, ayah dan anak tersebut akhirnya kembali ke Wuring dan berkumpul bersama keluarga. (*)

Bagikan: